///
you're reading...
music

Artwork and music packaging

Dari radiohead ke guruh gypsy, dari storm thorgerson ke ayik soegeng. dan beberapa cover album yang terinspirasi lukisan masterpiece klasik. it’s all about artwork and music packaging…

music, sudah seharusnya melekat dengan artwork yang menjadi kemasan nya. artwork dalam kemasan akan memperkuat visualisasi dan penghayatan kita ketika kita mendengarkan suatu rekaman musik. apalagi jika kita di suguhi artwork yang luar biasa, dengan musik yang luar biasa dan di kemas luar biasa pula, seperti kalau kita membuka artwork dan kemasan musik the beatles, Pink floyd, radiohead.. wow sangat memuaskan sekali bukan.

gambar di atas adalah cover album Pink floyd- The dark side of the moon, karya storm thorgerson dan hypgnosis yang juga pernah merancang artwork band band besar seperti led zeppelin, cream dan Muse. tapi indonesia pun tak ketinggalan, ada dewa 19 yang selalu concern dalam penggarapan setiap album album nya. Slank, juga cukup fenomeal- di salah satu album nya mereka menyisipkan kondom sebagai bonus. tapi yang luar biasa bagi saya, dan belum terulang lagi, pada 1971, The Gang of Harry Roesli meluncurkan albumnya: Philosophy Gang. Selain musiknya, sampulnya juga tak biasa. Sampul Philosophy Gang tampil artistik dengan sentuhan surealis yang kuat. Berlatar merah dan hitam, sampul depan piringan hitam album itu dihiasi lukisan seorang nenek dengan paras “masih cantik” yang tenggelam dalam sebuah gelas. Payudaranya yang kendur tampak menjuntai. Sementara itu, di bagian belakang sampul, ada lukisan alat kelamin pria yang menegang, berhadapan dengan alat kelamin wanita. gila.

Pada penghujung 1976, dunia rekaman Indonesia kembali terhenyak oleh kehadiran Guruh-Gipsy. Bentuknya menarik: sebuah kaset berikut buklet. Desain ornamen Bali yang menghiasi sampul kaset itu sepintas mirip dengan desain opera rock Jesus Christ Superstar karya Andrew Llyod Webber. Dengan kemasan terbilang mewah dan sangat artistik waktu itu, kaset yang memuat enam lagu tersebut dilempar dengan harga “hanya” Rp 1.500.

Yang juga tak kalah menarik adalah sampul belakang dari buku penopang kaset itu. Di sana ditampilkan para personel Guruh-Gipsy (Keenan Nasution, Odink Nasution, Roni Harahap, Abadi Soesman, Chrisye, dan Guruh Sukarno Putra) dalam lukisan gaya Bali. Lukisan karya Ayik Soegeng yang artistik tersebut menjadi desain yang sangat menarik—sekaligus sesuatu untuk sebuah sampul kemasan album musik Indonesia saat itu.

kebanyakan, masa berjayanya kemasan album berkisar antara tahun 60-70. saat dmana band band progresive maupun psychedelic berjaya dengan artwork yang warna warni dan luar biasa. di dukung dengan format vynil-atau piringan hitam, yang memungkinkan para perancang album mempunyai ruang yang luas dalam berkreasi.

cover album rolling stones. The Rolling Stones are known for being raunchy. To that end, Sticky Fingers is their masterpiece. seiring berjalannya waktu, perubahan ke format cd tak terlalu mempersempit ruang gerak para designer yang memang ingin mengemas album music dengan menarik. radiohead, yang sampai sekarang selalu menampilkan kemasan album dan artwork yang memukau, terhitung semenjak OK Computer dengan montase dan kolase, Kid A yang sangat digital hingga in rainbows yang penuh dengan spektrum warna warni. semua karya luar biasa itu bisa di dapat dalam paket radiohead [boxset].

Dalam boxset import ini kita bisa dapatkan enam album studio plus satu album live, total ada 7 CD. Selain musik yang keren [kualitas musik Radiohead sudah barang tentu tidak usah kita perdebatkan lagi kan?!, Radiohead memiliki artworker yang setia mengikuti mereka dari album kedua [The Bends] sampai album terakhir [In Rainbow], dialah Stanley Downwood. Dibungkus kotak putih dengan semacam hologram bergambar beruang khas Radiohead dengan artwork asli bikinan Stanley Downwood. Jika dalam versi CD lokal anda hanya mendapatkan beberapa lembar cover art, maka di boxset ini ada seluruh artwork lengkap versi Radiohead sendiri. Malah ada semacam kertas kalkir [atau kertas minyak?] pada album Kid A dan Amnesiac yang dapat kita gabung menjadi satu kesatuan artwork yang ajaib.

Selain sekedar artwork, ada juga yang lebih berkonsentrasi pada kemasan dan cara penyajiannya. misalnya band metal TOOL, di album 10000 days. isinya, selain musik art/prog metal yang bagus, kemasan album nya luar biasa tidak umum. Bayangkan saja ada sebuah kaca mata tiga dimensi menempel pada kemasan CD-nya. ternyata ada efek tiga dimensi ketika kita melihat teks, gambar, foto, dan artwork di dalamnya.

Tapi, yang terunik dan teraneh adalah Spiritualized, band yang membawakan music eksperimental ini di album Ladies And Gentlemen mengemas album mereka layaknya obat, plus dosis nya.

saat browsing mengenai cover album, saya menemukan ada beberapa karya band besar yang terinspirasi dari karya karya lukisan masterpiece dunia. misalnya :

cover album funeral for a friend yang terinspirasi karya surealis rene magritte- the lovers.

cover album king crimson dan sakramen iluminuras medievais

cover album silverchair dan karya kubisme mondrian

thks for read, jangan lupa baca mengenai desainer music nomber one storm thorgerson and grup desainnya : hypgnosis .

Advertisements

About Reksa Lumina

sceptical and calm. enjoy nature just as much as the animals and people who arte with it. i am intact with myself and have much pride.

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

contributors

find me

Follow isGreenDiamond on Twitter

Twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

%d bloggers like this: