///
you're reading...
Daily Thought, music

THE VELVET UNDERGROUND REVOLUTION : REVOLUSI ANDY WARHOL

Velvet underground tak hanya merevolusi mindset orang-orang mengenai musik dan seni grafis. nihilisme warhol ternyata di bawa sebagai ide dari revolusi di cekoslovakia. revolusi beludru: VELVET REVOLUTION.

velvet anderground banana

album velvet underground rancangan andy warhol

Album debut VU dan Nico (keduanya protégé Andy Warhol) yang di buat pada 1967 sangat revolusioner- dalam beberapa arti. Pertama : Nuansa album ini sangat kontras dengan eranya, yaitu zaman flower generation yang pekat dengan warna warni optimisme, kebebasan, dan psychedelia. Andy warhol sebagai produser dan perancang cover album ini justru menyajikan hal sebaliknya: minimalist yang berangkat dari nihilisme dan seksualitas yang lantang (sebagai bagian dari gerakan avant-garde-nya). Album yang ketika dipasarkan mengalami kegagalan ini membutuhkan waktu sangat lama untuk meraih ketenaran.

Cover hasil ’keisengan’ Andy Warhol ini bisa dibilang luar biasa minimalis dan provokatif secara seksual. Gambar pisang aslinya dicetak pada karton pembungkus LP yang bisa dikupas, menunjukkan batang pisang kemerahan di dalamnya (damn!); Warhol lalu tampil lebih agresif dalam desain album The Rolling Stones Sticky Fingers dengan gambar ritsleting jeans yang bisa dibuka (double damn!).

sticky fingers

sticky fingers

Temuan Warhol ini segera dirayakan kelas menengah Amerika. Andi Warhol mengabdikan seni sebagai sebuah lifestyle pemberontakan secara humoris dan seksual dan ini membuat bangga Amerika. Bertahun-tahun negeri ini tak mampu menghadapi Eropa dengan kepala tegak. Kultur, sejarah, dan seni mereka dianggap sekadar catatan kaki benua itu.Berkat Warhol, Amerika tak lagi grogi menghadapi negeri-negeri Eropa kontinental, khususnya yang menjadi laboratorium aktif seni rupa modern, seperti Perancis, Belanda, dan Italia. Peran negara Seni khas Amerika lahir dari realitas khas negerinya ini, di mana kapitalisme membentuk relasi imigran dari berbagai bangsa.

Padahal Karya seni kontemporer ini memiliki kritik tersendiri. Dimanapun, karya seni kontemporer dianggap sebagai sesuatu yang masih patut diragukan kualitas estetiknya. pada beberapa negara para kritikus seni melihat karya-karya seniman kontemporer seperti Andi Warhol dan Jean Basquiat sebagai karya yang kualitas estetiknya sangat minim.di kalangan sebagian seniman kontemporer diklaim ada semacam “kebutaan estetik” (Sugiharto, “Estetika Sampah”, artikel dalam harian Kompas 2004, hal 18). Seniman kontemporer hanya mementingkan pemujaan terhadap isi dan melupakan segi bentuk dari seni. dan Andy Warhol sebagai sesepuh Velvet Underground ini tidak hanya menolak pandangan bahwa kesenian memiliki arti sosial yang tinggi, lihat pop art yang dia tekuni, bisa dikatakan pop art hanyalah mengenai reproduksi ikon-ikon atau tokoh populer. atau mungkin justru sisi ini lah yang membuat seni kontemporer bisa di mengerti dan diterima secara instant oleh berbagai kalangan.

reproduksi marylin monroe

reproduksi marylin monroe

Tidak hanya dalam seni, revolusi andy warhol terbawa hingga rusia : Revolusi yang sebenar benarnya revolusi. yaitu revolusi Beludru atau velvet revolution. alasan yang jelas kenapa revolusi tahun 1990 di Cekoslovakia ini  dinamai Revolusi Beludru (the Velvet Revolution). Alasannya ya karena pemimpin gerakan anti-komunis tersebut Vaclav Havel, seorang sastrawan mumpuni yang kemudian menjadi presiden pasca-revolusi, adalah penggemar berat VU. Dia bahkan berteman baik dengan dedengkot VU Lou Reed. Kemudian dia juga mengangkat Frank Zappa : vocalis band the mothers of invention sebagai konsultan perdagangan dan budaya.

Havel selalu mengaku bahwa album ini adalah yang selalu dia dengarkan ketika muda dan kemudian menjadi inspirasinya untuk terus berkesenian dan pada gilirannya melawan rezim komunis. Setelah komunisme jatuh di Cekoslovakia, VU beberapa kali di undang main di Praha untuk ulang tahun revolusi beludru. Velvet Revolution sendiri bagi saya adalah ironi ganda, karena tidak hanya Marx dan Lenin sudah berhenti menjadi inspirasi bagi revolusi dan bahkan menjadi bagian dari yang harus dirubuhkan di Cekoslovakia, dan inspirasi dari revolusi itu datang dari sebuah gerakan seni nihilis andy warhol.

PS: berkebalikan dengan tokoh revolusioner :lennin. Lenin sendiri, seperti yang dia katakan kepada Maxim Gorky, menganggap musik sebagai candu borjuasi yang berfungsi untuk menjadi tabir yang menyembunyikan kenyataan penderitaan umat manusia. “Saya tidak bisa mendengar musik terlalu banyak. Musik akan mempengaruhi sarafmu, membuatmu melakukan hal hal bodoh dan menggetok kepala orang orang yang mampu menciptakan keindahan di dunia yang keji seperti neraka ini,” Ross mengutip Lenin.

andy warhol dan nico

andy warhol dan nico

Kembali ke VU, Saya pikir tidak ada yang belum ditulis oleh kritikus musik soal betapa dahsyatnya album ini. Mulai dari kocokan rhythm gitar Lou Reed yang memang bisa membuat kebanyakan rhythm guitarist malu dengan kemampuan bermain mereka, gesekan viola John Cale yang brutal, tema-tema lagu yang berkisar tentang heroin—sampai olah vokal penyanyi Nico (model asal Jerman yang bernama asli Christa Paffgen) yang sangat Germanic dan mendayu-dayu namun mendirikan bulu roma.

Bagi saya lagu-lagu “Venus in Furs”, “All Tomorrow Parties” dan “European Son” adalah karya seni monumental yang lahir terlalu cepat dan sampai kini masih tetap menjadi inspirasi bagi musisi dan seniman pada umumnya. Ada lelucon bahwa di masa kejayaan VU, cuma ada sekitar 300 orang yang menonton pertunjukan musik hidup Lou Reed dan konco-konconya ini dan membeli album mereka. 300 orang ini semua kemudian memutuskan untuk menjadikan musik sebagai jalan hidup mereka—dan orang orang ini adalah pemusik berpengaruh seperti David Bowie, Brian Eno, Jonathan Richman dari band Modern Lovers, Alex Chilton dari band Big Star atau Patti Smith—atau paling tidak orang orang yang kemudian memilih berkesenian sebagai pilihan hidup, seperti presiden Vaclav Havel dan kritikus musik edan Lester Bangs.

velvet underground and nico

velvet underground and nico

Di luar musik-musik revolusioner yang sudah saya sebutkan di atas—yang oleh Lou Reed akan dieksplorasi lebih lanjut di dua album mereka ke depan, the Velvet Underground, dan White Heat/White Light yang kebanyakan berisi suara gitar mentah dan kasar selama hampir rata rata sepuluh menit—Velvet Underground & Nico sebenarnya memiliki lagu lagu bernuansa pop manis—yang membuktikan kemampuan Reed untuk menjadi penyanyi pop tenar kalau dia mau dan itu sudah dibuktikan di Album Loaded—yang dua di antaranya adalah “Sunday Morning” dan “I’ll Be Your Mirror”.

Di album berikutnya White Light/White Heat Andy Warhol memang sudah tidak lagi menjadi produser namun ethos berkesenian hiper-modernis dia masih tetap dipakai. (Untuk merekam White Light/White Heat di tahun 1968, Lou Reed memecat Warhol sebagai produser dan manajer karena dianggap telah gagal memasarkan The Velvet Underground & Nico. Lou Reed kemudian mempekerjakan Tony Wilson sebagai produser. Wilson sendiri tidak harus banyak bekerja untuk album ini. Dia hanya bilang kepada empat anggota VU, Reed, Sterling Morrison, Cale dan Maureen Tucker, untuk main musik secara bebas di studio dan menyerahkan hasilnya setelah dua hari rekaman). Seperti bisa diduga album ini tidak laku, meskipun sempat mampir di tangga album Billboard di tahun 1968 pada posisi 199.

velvet underground :Heroine

Dan lebih dari 40 tahun setelah Revolusi ini di tulis, semua orang masih membicarakan dan menulis tentang ini. Dan Tulisan saya ini sebenarnya termasuk yang terlambat 40 tahun, whatever. :>

by: greendiamond

Advertisements

About Reksa Lumina

sceptical and calm. enjoy nature just as much as the animals and people who arte with it. i am intact with myself and have much pride.

Discussion

3 thoughts on “THE VELVET UNDERGROUND REVOLUTION : REVOLUSI ANDY WARHOL

  1. re-share ah..

    Posted by Anonymous | 09/08/2011, 7:45 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

contributors

find me

Follow isGreenDiamond on Twitter

Twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

%d bloggers like this: