///
you're reading...
Art and Design

5 Review buku: Street Art

tiba tiba teringat dengan salah satu tugas kuliah dulu, mengenai illustrasi seni jalanan. street art, yang dalam budaya modern cenderung identik dengan vandalisme anarki. inilah menariknya, di satu sisi seni jalanan cenderung mengotori ruang publik, tapi dalam perspektif lain ini sebuah karya seni, sebuah ekspresi masyarakat sipil! yang tentu saja nilainya akan mengerdil jika di terapkan di media lain. riset akhirnya terhenti di situs buku terbesar : amazon. inilah, menurut saya, buku buku penting, atau, setidaknya inspiratif dan lagi di kemas dengan sangat menarik yang membahas mengenai seni jalanan.

TRESPASS

WoosterCollective alah satu blog yang paling otoritatif terhadap seni jalanan. beberapa waktu yang lalu, pendirinya, Marc dan Sara Schiller, menaburkan beberapa tahun risetnya ke dalam buku Trespass: A History Of Uncommissioned Urban Art — antologi menarik, yang mengupas segala sesuatu mengenai seni urban ini. sebuah resume cantik mengenai manifestasi seni modern untuk aktivisme, demokrasi hingga kebebaan bicara warga sipil. dengan 320 halaman berkualitas, setiap halamannya terkesan angat ambisius memvisualisasikan betapa indahnya seni jalanan.

What makes Trespass different from other street art books is that it’s not a street art book. It’s a book that certainly includes street art and graffiti but goes beyond that to also address performance, protest, sculpture, and the whole goal of the book was to really look at the context of street art in a much larger historical perspective.” ~ Marc Schiller


STREET SKETCHBOOK

satu dari karakteristik seni jalanan adalah, dia tampil, melekat begitu aja di ruang publik tepat di depan mata anda. tapi, bagaimana dengan proe kreatif dari sang seniman? itulah kira kira oleh Tristan Manco teliti dalam Street Sketchbook: Journeys, sekuel dari Street Sketchbook: Inside the Journals of International Street and Graffiti Artists — mengintip proses kreatif dari 26 seniman jalanan.

STREET KNOWLEDGE

detik ini seni jalanan bisa kita temui di mana mana, bertebaran sebagai cara dialog masyarakat kecil perkotaan. tapi, darimana ini di mulai? itulah apa yang King Adz coba elaborasi dalam Street Knowledge — ensiklopedia menarik yang akan memandu siapa saja yang tertarik terhadap seni jalanan, memetakan evolusi kreatif dari coreatan awal grafitti di new yorke hingga karya karya tajam kritik dari pemuda pemuda di kawasan timur tengah.dari legenda bomber hingga seniman jalanan modern yang di akui publik, melibatkan film-makers, disainer, DJ, penulis dan satrawan , buku ini menelanjangi kedalaman dari budaya vokal nan propokatif dari street art, dan hubungannya dengan budaya pop modern.

URBAN IRAN

2008, Mark Batty merilis Urban Iran — sebuah antologi yang memikat sekaligus mencengkeram secara visual karya fotografer Karan Rashid dan Sina Araghi yang mengeksplorasi spektrum karya seni jalanan yang sangat vocal di daerah perkotaan iran hingga pedesaan.

dengan deskripsi memikat dan visual yang mewah yang mengungkap karya seni yang kental dengan konteks sosial politik yang di jembatani lanskap seni jalanan.

apa yang membuatnya menarik adalah, foto foto ini diambil tepat sebelum pergolakan politik iran tahun 2009. konteks politik yang tertuang di buku ini, seperti sensor,  pemberontakan, kekecewaan politik,kerinduan akan keadilan dan demokrasi – menandai revolusi yang datang kemudian..

DRAINSPOTTING

Seni jalanan di anggap sebagai subkultur dalam kultur yang terbagi bagi. tapi bagaimanapun dalam seni jalanan pun masih bisa kita kelompokan kedalam beberapa bagian. adalah drainspotting. yang menampilkan lukian grafitty penutup lubang got di epanjang jalan. permata luar biasa. yang bisa di temui sebanyak 95% dalam 1080 prefektur di jepang.  Dengan warna-warna berani dan motif yang dramatis, dari burung merpati hingga naga, ada 100 foto-foto yang merekam karya terbaik dengan visual menarik dari 6000 desain penutup lubang yang tersebar di jepang, mencerminkan keunikan dari setiap kota – termasuk visualisasi dari mitologi nya, dan tentu saja kepekaan estetika warga sipil nya.

Advertisements

About Reksa Lumina

sceptical and calm. enjoy nature just as much as the animals and people who arte with it. i am intact with myself and have much pride.

Discussion

4 thoughts on “5 Review buku: Street Art

  1. nice review! aku suka!

    Posted by madna29 | 19/08/2011, 5:45 pm
  2. ijin copas bro 🙂 nice share pisanlah

    Posted by danuramdhan | 03/09/2011, 7:33 am
  3. bagaimana bisa medapatkan buku di atas? apakah ada di jual. untuk bahan tugas akhir

    Posted by yaumil | 15/05/2014, 12:21 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

contributors

find me

Follow isGreenDiamond on Twitter

Twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

%d bloggers like this: