///
archives

Daily Thought

This category contains 4 posts

filsafat modern melalui disain grafis


Kontras antara apa yang kita inginkan dan apa yang kita butuhkan adalah salah satu paradoks paling mendasar dan universal dari seorang individu dengan intensitas yang berbeda. betapa kita menginginkan sepotong kue coklat penuh lapisan gula daripada makanan sehat bergizi. betapa gaji sebulan habis karena kita merasa sangat membutuhkan dan tak bisa hidup tanpa ipad.

beberapa minggu kemarin saya menemukan karya brilliant dari erin hanson : Need to want less di Flickr. dan, bingo. inilah filsafat modern yang diterjemahkan dengan cerdas kedalam karya grafis. dan saat saya mencoba memikirkan mengenai permasalahan “keinginan dan kebutuhan” tadi, grafis di bawah ini mendekatkan saya pada gambaran yang lebih jelas mengenai itu. Continue reading

Humaniora digital: 7 Proyek Digitalisasi Penting

From Darwin’s marginalia to Voltaire’s correspondence, or what Dalí’s controversial World’s Fair pavilion has to do with digital myopia.

Meskipun kemajuan teknologi kita di abad ini begitu luar biasa dan pertumbuhan budaya digital di dekade terakhir amat mencengangkan, sebagian besar warisan budaya manusia terkaya tetap terkubur tenang dalam arsip arsip analog. Menjembatani itu  adalah Digital Humaniora, sebuah proyek yang mencoba membawa bahan-bahan sejarah penting tersebut ke dunia maya dan menggunakan teknologi seperti scan inframerah, pemetaan geolocation, dan pengenalan karakter optik untuk memperkaya sumber daya tersebut dengan informasi terkait dan di tambah banyak penemuan penemuan mutakhir.  di sini adalah tujuh proyek digitalisasi fantastis dan interpretasi dari beberapa aset paling berharga dalam peradaban kita. Continue reading

Where Children Sleep: Fotografi oleh James Mollison

What the Amazon rainforest has to do with the Kaisut Desert and Fifth Avenue luxury.

berbasis fotografi dokumenter. james mollison merangkai karya essai : where children sleep. mengeksplorasi keberagaman, dan tajamnya kontras perbedaan kehidupan anak anak di seluruh dunia melalui potret kamar tidur mereka. proyek ini di mulai dengan tujuan memperjuangkan hak hak anak dan berlanjut menjadi bahan perenungan publik terhadap kemiskinan dan hak asasi manusia, khususnya anak anak di daerah tambang batu nepal.

mungkin yang menarik dari buku ini adalah anak anak usia 9-13 tahun bisa melihat keberagaman budaya dari anak anak di seluruh dunia. dan bagi audiens dewasa, sebagai suatu essai yang menyentuh hak hak asasi manusia.

7-year-old Indira works at a granite quarry and lives in a one-room house near Katmandu, Nepal, with her parents, brother and sister. Continue reading

THE VELVET UNDERGROUND REVOLUTION : REVOLUSI ANDY WARHOL

Velvet underground tak hanya merevolusi mindset orang-orang mengenai musik dan seni grafis. nihilisme warhol ternyata di bawa sebagai ide dari revolusi di cekoslovakia. revolusi beludru: VELVET REVOLUTION.

velvet anderground banana

album velvet underground rancangan andy warhol

Album debut VU dan Nico (keduanya protégé Andy Warhol) yang di buat pada 1967 sangat revolusioner- dalam beberapa arti. Pertama : Nuansa album ini sangat kontras dengan eranya, yaitu zaman flower generation yang pekat dengan warna warni optimisme, kebebasan, dan psychedelia. Continue reading

contributors

find me

Follow isGreenDiamond on Twitter

Twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

%d bloggers like this: